Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2016 = 4,43 (skala 0-5) | Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 2016 = 79,83 | Apa itu gratifikasi? Mari mengenal untuk menghindari      ***       Menemukan indikasi tindak korupsi? LAPORKAN !!
[show]  [hide]  [show-banner]
workimg

Kunjungan Mahasiswa/i STAI Muhammadiyah Klaten

 

Gunungkidul – Selasa, 14 November 2017, mahasiswa/i Fakultas Tarbiyah - Jur. Pendidikan Agama Islam STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Muhammadiyah Klaten berkunjung ke Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Gunungkidul, dalam sambutannya Dosen Pendamping Mahasiswa Bpk. Dr. Agus Wasisto, M.Pd. menyampaikan berkunjung ke BPTBA LIPI dalam rangka berkaitan dengan mata kuliah penelitian yang harus dikenal oleh mahasiswa, ia menambahkan bahwa agar kedatangan kesini dapat memperoleh informasi-informasi terkait dengan riset di kantor bahan alam ini, “ucapnya. Selanjutnya ia mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan untuk hadir disini dan memperoleh informasi-informasi penting dari sini, lalu ia berkata “di tempat kami sangat beragam mahasiswa dan diharapkan menjadi potensi ketika lulus dari perguruan tinggi, kegiatan seperti ini diadakan setiap Sem. VII, mengadakan kunjungan lapangan yang pada tahun sebelumnya kami berkunjung ke instansi Balai Penelitian Obat “ucapnya.

Rombongan mahasiswa berjumlah 52 orang diterima oleh Tim Layanan Jasa dan Informasi BPTBA LIPI dan memperoleh paparan materi dari Kasie. Pemanfaatan Teknologi/Peneliti Bidang Bahan Alam BPTBA LIPI – Wuri Apriana, M.Sc., Wuri Apriana memaparkan tentang profil lembaga, struktur organisasi, bidang keilmuan dan produk hasil riset beserta pengembangannya. Teknologi, proses dan produk hasil riset yang disampaikan antara lain, yaitu ; teknologi canning, produk pengembangan pangan, pengembangan umbi - umbian, produk pengembangan pakan, produk silase komplit, integrated farming system, biogas, bioethanol, olahan herbal, ruminansia, dll. Disampaikan juga kegiatan diseminasi, implementasi dan IPTEKDA yang dilakukan di daerah – daerah.

Audiensi diisi dengan berbagai pertanyaan, Sdr. Imam Samsuri bertanya hasil riset yang dikelola oleh masyarakat, sasaran LIPI apakah UKM menengah ke atas atau UKM menengah kebawah dan bagaimana prosedur untuk dilakukan kerjasama, “ucapnya, kemudian dilanjutkan dengan jawaban dari Wuri Apriana yang mengatakan kami mengimplementasikan atau mengalihkan teknologi untuk UKM menengah kebawah, untuk perusahaan yang tinggi kami pikir sudah maju dan hal ini untuk memberdayakan kemajuan UKM menengah kebawah, “ucapnya, ia meneruskan bahwa caranya untuk berkerjasama dan pelaksanaan program ajukan saja proposal ke kami untuk dilakukan pembinaan, “ucapnya. Pertanyaan kemudian datang dari Sdri. Ratna Sari Dewi mengenai jangka waktu untuk melakukan riset dan kenapa pengemasan menggunakan bahan kaleng tidak menggunakan material lain seperti kaca, dsb. dan bagaimana pengawetan dilakukan yang kemudian dijawab langsung oleh Wuri Apriana bahwasanya untuk riset biasa digunakan waktu 1 tahun untuk menyelesaikan 1 judul proposal hingga penelitian dan untuk pengawetan bisa dilakukan untuk jangka waktu 2 tahun, “katanya.

Pertanyaan terakhir datang dari Sdri. Rahmawati mengenai kendala BPTBA LIPI dilapangan apakah kiat-kiatnya dan bagaimanakah strategi dari LIPI untuk berinovasi, “tanyanya, dilanjutkan dengan pertanyan dari M. Zulfa tentang kemasan gudeg, apakah di tempat-tempat lain juga dilakukan ex : nasi padang, rendang, dll., apakah bisa dilakukan, “ucapnya./De           

|


Artikel Sejenis