• Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2017 = 3,82 (skala 0-4) || • Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 2017 = 81,16 | Apa itu gratifikasi? Mari mengenal untuk menghindari      ***       Menemukan indikasi tindak korupsi? LAPORKAN !!
[show]  [hide]  [show-banner]
workimg

Tingkatkan Kompetensi Lulusan Sarjana Peternakan, BPTBA LIPI adakan Pelatihan Nutritionist

Peningkatan produktivitas ternak tidak terlepas dari upaya pemenuhan kecukupan nutrisi sesuai kebutuhan ternak. Selain faktor kualitas bahan baku pakan, aspek kontinuitas bahan baku menjadi penentu bagi keberlangsungan usaha produksi ternak. Seiring dengan usaha pengembangan peternakan yang perlu disertai dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM), Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) LIPI Yogyakarta, mengadakan pelatihan bagi mahasiswa program studi peternakan Universitas Mercu Buana (UMB) Yogyakarta pada 8-10 Januari 2018.

Kepala BPTBA LIPI, Hardi Julendra, M.Sc. dalam sambutan pembukaannya bahwa acara pelatihan nutritionist tahun 2018 ini merupakan yang ke-6 sejak tahun 2011. Dijelaskannya bahwa hasil positif yang telah ditunjukkan dari pelatihan ini selain peningkatan wawasan dan kompetensi bidang nutrisi juga diharapkan dapat meningkatkan jejaring (networking) antar pemangku kepentingan di sektor peternakan. Acara dilanjutkan dengan ulasan materi (general preview) dan interelasi antar mata ajaran pelatihan diuraikan oleh Kepala Penelitian Teknologi Bioaditif Pakan, Dr. Ahmad Sofyan, yang juga merupakan pemateri teori fomulasi dan evaluasi pakan. Pendalaman materi ini dilanjutkan dengan simulasi pengujian in vitro RUDP (rumen undegradable protein) oleh Hendra Herdian, S.Pt. M.Sc., sedangkan untuk pengenalan teknologi pengeloahan pakan dengan fermentasi dan amoniasi disampaikan oleh Ayu S. Anggraeni, M.Agr.Sc.

Materi kontrol kualitas pakan baik hijauan dan konsentrat termasuk pengujian cemaran aflatoksin dipaparkan oleh Lusty Istiqomah, M.Biotech, dan evaluasi kimiawi (analisis proksimat) bahan pakan dipandu oleh Muslih Anwar, M.Sc. Tidak hanya pada aspek makroskopis, pengaruh pakan terhadap profil intestinal (vili usus) yang merupakan organ berperan dalam penyerapan zat makanan dapat dievaluasi dengan metode microscopy menggunakan SEM (scanning electron microscope) yang diuraikan oleh drh. M. Faiz Karimy, M.Biotech.

Peningkatan keseimbangan mikroflora usus dapat dilakukan dengan pemberian imbuhan pakan berbasis mikroba (seperti probiotik) yang berdampak posistif terhadap performa ternak unggas dan ruminan. Pada pelatihan ini, Rifa Nurhayati, M.Sc. menyampaikan materi tentang teknik propagasi dan enkapsulasi untuk pembuatan kultur kering mikroba dengan metode spray drying yang merupakan salah satu teknik dasar pembuatan probiotik. Materi tentang pengelolaan hijauan makanan ternak (HMT), termasuk faktor yang mempengaruhi kualitas hijauan pakan disampaikan oleh Awistaros A. Sakti, S.Pt. Pembuatan pakan pellet menjadi materi penutup, dengan mensimulasi produksi pakan pellet dengan pelletizer yang dilakukan di unit penelitian BPTBA LIPI di Bantul.

Evaluasi terhadap jalannya kegiatan pelatihan dilakukan pada hari ke-3 dan dilakukan ujian pasca pelatihan (post test). Para peserta diminta untuk melakukan pengisian indeks kepuasan konsumen, dan acara diutup oleh Kepala Seksi Pelayanan Jasa Infromasi Safitri Widodo, SE. (ashof).

 

 

 

|


Artikel Sejenis