Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2016 = 4,43 (skala 0-5) | Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 2016 = 79,83 | Apa itu gratifikasi? Mari mengenal untuk menghindari      ***       Menemukan indikasi tindak korupsi? LAPORKAN !!
[show]  [hide]  [show-banner]

Sekilas BPPTK LIPI

Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia - Yogyakarta, disingkat BPTBA LIPI Yogyakarta, sebelumnya bernama UPT Balai Pengembangan Proses dan Teknologi Kimia (BPPTK) merupakan satuan kerja setingkat eselon III pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di bawah Kedeputian bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT) LIPI. Perubahan nama ini bagian dari reorganisasi yang bertujuanuntuk memperluas tugas pokok dan fungsi di bidang penelitian sehingga cakupan kegiatan menjadi lebih komprehensif, tidak hanya terbatas pada pengembangan (developing) tapi juga menyasar pada penelitian dasar (basic research). Reorganisasi dari BPPTK menjadi BPTBA efektif berlaku sejak 25 Februari 2016 sesuai Peraturan Kepala LIPI nomor 6 tahun 2016 tanggal 25 Februari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam. BPTBA LIPI berlokasi di Jl Jogja – Wonosari KM 31,5 Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, D.I.Yogyakarta.

Sejarah berdirinya BPTBA LIPI Yogyakarta diawali pada 26 Juni 1983 dengan dibentuknya Stasiun Percontohan dan Pengembangan Teknologi Pembuatan Bahan Makanan Campuran Ternak untuk sapi (SPPT – BMCT), Lembaga Kimia Nasional (LKN) – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Gading, Playen, Gunungkidul, D.I.Yogyakarta. Pembentukan SPPT-BMCT bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak terutama ruminansia di Gunungkidul dan sekitarnya. Kegiatan unggulan pada stasiun percontohan ini adalah penelitian Bahan Makanan Campuran Ternak untuk sapi. Satu unit SPPT LIPI juga berada di Gunungsempu, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta yang fokus pada pengolahan dan pelatihan Tahu Tempe sehingga disebut sebagai SPPT Tahu Tempe yang dibentuk berdasarkan hasil kerjasama Koperasi Tahu Tempe Indonesia (KOPTI) dan LKN LIPI.

Pada 8 Mei 1987 dengan berkembangnya kegiatan riset maka SPPT – BMCT berubah nama menjadi Balai Diseminasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Bahan Olahan Kimia (BBOK). Fokus kegiatan BBOK tidak hanya pada bidang pakan ternak saja tetapi ditambah dengan kegiatan pada bidang olahan pangan. Bahan Baku dan Olahan Kimia (BBOK) LIPI memiliki tiga unit yang berada di tiga lokasi yaitu Lampung, Bandung dan Yogyakarta. Unit BBOK LIPI yang berkedudukan di Lampung merupakan satuan kerja terbesar di antara ketiga satuan kerja di atas. Kegiatan utamanya adalah implementasi teknologi pada bidang pertanian. Sementara unit yang berada di Cisitu, Bandung menjadi pusat kegiatan administrasi dan eksperimen laboratorium. Sedangkan unit yang berada di Gunungkidul, Yogyakarta, diarahkan pada pengembangan teknologi pengolahan pangan.

Selanjutnya pada 12 Juni 2012, melalui Surat Keputusan Kepala LIPI nomor 1022/M/2002, tanggal 12 Juni 2002 tentang organisasi dan tata kerja balai pengembangan proses dan teknologi kimia, dilakukanlah reorganisasi BBOK dengan melebur tiga unit BBOK yang ada di Lampung, Bandung dan Yogyakarta menjadi Balai Pengembangan Proses dan Teknologi Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia - Yogyakarta, disingkat UPT BPPTK LIPI Yogyakarta.  UPT BPPTK LIPI secara struktur berada di bawah pembinaan Pusat Penelitian Kimia LIPI (Eselon 2). Tugas Fungsi UPT BPPTK LIPI adalah melaksanakan pengembangan, pemanfaatan dan penerapan hasil penelitian di bidang proses dan teknologi kimia dan lingkungan, pangan dan pakan, farmasi dan teknologi lingkungan.

Semakin majunya kegiatan pengembangan dan riset di UPT BPPTK LIPI maka sesuai Peraturan Kepala LIPI nomor 6 tahun 2016 tanggal 25 Februari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam,  maka nama UPT BPPTK berubah nama menjadi Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) LIPI.

BPTBA LIPI mempunyai tugas melakukan penelitian di bidang teknologi bahan alam. Dalam melaksanakan tugas, BPTBA LIPI menyelenggarakan fungsi :

  1. Pelaksanaan penelitian di bidang teknologi bahan alam;
  2. Pemanfaatan hasil penelitian di bidang teknologi bahan alam;
  3. Pengelolaan sarana dan prasarana penelitian;
  4. Pelaksanaan layanan jasa dan informasi;
  5. Diseminasi hasil penelitian di bidang teknologi bahan alam; dan
  6. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya BPTBA LIPI dipimpin oleh seorang Kepala dibantu dengan dengan empat struktural eselon 4 yang terdiri dari:

  1. Subbagian Tata Usaha, mempunyai tugas  melakukan urusan  kepegawaian,  keuangan,  umum,  dan kerumahtanggaan.
  2. Seksi Pemanfaatan Teknologi, mempunyai tugas melakukan  pemanfaatan  hasil  penelitian  teknologi  bahan alam.
  3. Seksi Sarana dan Prasarana Teknis, mempunyai tugas melakukan  perencanaan,  pengelolaan,  dan pengembangan sarana dan prasarana penelitian.
  4. Seksi Pelayanan Jasa dan Informasi, mempunyai tugas melakukan  pelayanan  jasa  dan informasi, dokumentasi,promosi,  dan  diseminasi  hasil  penelitian  teknologi  bahan alam, serta kerja sama.

Fungsi penelitian dan pengembangan dijalankan oleh kelompok fungsional peneliti tiga yang tergabung dalam kelompok penelitian (Keltian). Saat ini BPTBA mempunyai tiga Keltian yaitu Keltian Teknologi Proses Pangan Lokal, Keltian Teknologi Bioaditif Pakan dan Keltian Proses Teknologi Kimia Bahan Alam yang masing – masing di pimpin oleh Kepala Keltian.

Untuk menjalankan visi misi LIPI, BPTBA membuat Rencana Kegiatan Lima Tahun dengan tiga sasaran penting yaitu :

  1. Terbentuknya Pusat Unggulan Pengemasan Makanan Tradisonal
  2. Terbentuknya Pusat Kajian Teknologi Bahan Alam untuk Food (pangan), Feed (pakan) and Fuel (bahan bakar)
  3. Terbentuknya Pusat Kajian Integrated Farming System (system pertanian terpadu)

Sejak berdiri banyak capaian penting yang didapatkan BPTBA LIPI baik dalam hal Publikasi Ilmiah, Kerjasama Kelembagaan / Riset baik skala nasional maupun internasional, Hak Kekayaaan Intelektual berupa Paten dll serta keberhasilan pendampingan UMKM dan industri dalam proses alih teknologi dan kerjasama pengembangan produk. Produk – produk unggulan yang telah diadopsi oleh industri kecil dan menengah seperti gudeg kaleng oleh CV Buana Citra Sentosa (Gudeg Bu Tjitro 1925), Gudeg Bu Citro Andrawinaloka, Gudeg Bu Slamet Wijilan, Sayur Lombok Ijo dan Gudeg Daun Pepaya oleh RM Niela Sari, Mangut Lele oleh KOLIGA, Makanan Khas Kutai dalam Kaleng oleh RM Warung Bu Ageng, Sambel pecel kaleng oleh CV Sri Wiji Utami dan Tempe Bacem kaleng oleh PT Umiyako Javafood. Capaian penting lain pada bidang peternakan adalah konsep system pertanian terpadu yang banyak diadopsi oleh kelompok tani ternak seperti Kelompok Ternak Tanjung Lurah di Tanah Datar Sumatera Barat, dan beberapa wilayah lain di Indonesia. Di bidang proses kimia bahan alam salah satu teknologi yang banyak diadopsi antara lain pembuatan sabun herbal transparan, olahan teh, sirup dari bahan herbal lokal.

|

Kabar dan aktivitas terbaru

BULAN TEKNOLOGI BPTBA LIPI TAHUN 2017 Yogyakarta – Jum’at, 8 September 2017, Pkl. 09:00 WIB, Puncak Acara Pelaksanaan Bulan Teknologi Tahun 2017 Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Gunungkidul yang berlangsung selama 3 hari tgl. 8 s/d 10 Se...
read more
  BULAN TEKNOLOGI BPTBA LIPI TAHUN 2017 Yogyakarta – Jum’at, 8 September 2017, Pkl. 12:00 WIB, Puncak Acara Pelaksanaan Bulan Teknologi Tahun 2017 Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Gunungkidul mengadakan Media Briefing dengan wartaw...
read more
  YOGYA (KR) – Memeriahkan HUT ke-261 Kota Yogyakarta, Taman Pintar menyelenggarakan Pesta Sains Jogja 2017. Pembukaan ditandai dengan kontes roket air dan ‘Science Expo’ di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (9/9). Acara ini juga dihadiri Walikota Yogyakarta Haryadi Suyut...
read more
  YOGYAKARTA – Sejak 2009 Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (BPTBA LIPI) sudah bekerjasama dengan 30 UKM dan melahirkan 42 produk makanan kemasan tradisional Nusantara. Makanan tradisional khas Indonesia itu sudah berhasil dikemas kalengan. Lang...
read more
  WONOSARI (MERAPI) - UPT Balai Pengembangan Proses dan Teknologi Kimia (BPPTK) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyelenggarakan Bulan Teknologi 2017. Kegiatannya sudah diselenggarakan sejak Mei lalu hingga September mendatang. Puncak acara akan dilaksanakan di Taman Pintar Yogyaka...
read more

LIPI Pasti

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia bertekad untuk mensukseskan reformasi birokrasi dengan MOTO "PASTI":

  • PProfessional
  • AAdaptive
  • SScientific Integrity
  • TTeamwork
  • Innovative

Bersama Merajut Kebanggaan

Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam - LIPI

Management Members

Jajaran Manajemen BPTBA LIPI